Ibu Perlu Tahu, Inilah Perbedaan Alergi dan Biang Keringat Pada Bayi

Ibu Perlu Tahu, Inilah Perbedaan Alergi dan Biang Keringat Pada Bayi

Masalah kulit merupakan masalah umum yang kerap dialami anak-anak dan bayi, terutama bayi yang berusia kurang dari enam bulan. Karena pada usia tersebut kulit bayi masih sangat sensitif, bahkan kelenjar keringat bayi belum dapat berkembang sepenuhnya. Masalah kulit yang kerap dialami adalah alergi dan biang keringat pada bayi.

Namun tak jarang para ibu salah mengira alergi dengan biang keringat, begitu pula sebaliknya. Karena memang alergi dan biang keringat memiliki gejala yang hampir sama. Agar tak salah langkah dalam penanganannya, terlebih dahulu Anda harus mengetahui perbedaan alergi dan biang keringat. Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Alergi?

Alergi adalah reaksi dari tubuh yang terjadi karena hipersensitivitas sistem kekebalan terhadap suatu zat tertentu. Reaksi alergi tentu berbeda-beda pada setiap bayi. Misalnya saja makan telur atau kacang-kacangan adalah hal lumrah bagi sebagian besar bayi, namun mungkin ada beberapa bayi yang tubuhnya “menolak” sehingga akan menimbulkan reaksi alergi.

Umumnya reaksi alergi dapat terjadi karena faktor genetik, karena itulah alergi terhadap sesuatu sangat sering diwariskan dalam riwayat keluarga. Alergi menyebabkan sistem kekebalan bayi menjadi menurun akibat dari serangan zat yang tidak dapat diterima oleh tubuhnya.

Jenis alergi yang kerap dialami bayi adalah dermatitis atopik atau eksom atopik. Gangguan kulit ini umumnya ditandai dengan munculnya ruam merah pada pipi dan disertai rasa gatal ataupun munculnya bintik merah pada daerah lipatan ruam.

Apa Itu Biang Keringat?

Biang keringat atau miliaria, adalah gangguan yang ditimbulkan akibat dari kelenjar keringat yang tersumbat. Dampaknya, terjadi penumpukan keringat yang tidak dapat keluar ke permukaan kulit sehingga muncul peradangan yang ditandai dengan ruam kemerahan, terasa gatal dan juga perih.

Biang keringat pada bayi umumnya terjadi karena faktor cuaca yang panas atau udara yang lembap. Tak hanya itu, jika pada saat cuaca panas Anda memakaikan pakaian yang berbahan tebal kepada bayi Anda, bukan tak mungkin juga dapat memicu biang keringat. Terlebih jika bahan pakaian tidak dapat menyerap keringat dengan baik.

Perbedaan Alergi dan Biang Keringat

Setelah membaca penjelasan diatas, jika dilihat dari gejala yang terlihat pada kulit baik alergi maupun biang keringat memang hampir sama, yaitu muncul ruam kemerahan yang terasa gatal. Namun yang menjadi pembeda adalah faktor pemicunya.

Biang keringat umumnya terjadi karena faktor cuaca atau suhu ruangan, seperti saat udara panas dan lembap. Ruam yang ditimbulkan pun berupa bintik-bintik merah pada bagian kelenjar keringat yang terjebak.

Sedangkan alergi dipicu karena penolakan tubuh terhadap suatu zat tertentu. Alergi melibatkan sistem imun tubuh dan lebih kompleks jika dibandingkan dengan biang keringat. Ruam yang ditimbulkan umumnya berwarna merah pucat dan terasa gatal.

Itulah penjelasan mengenai perbedaan alergi dan biang keringat pada bayi. Pengobatan pada alergi tentu berbeda dari biang keringat. Oleh karena itu untuk kasus alergi, Anda perlu membawa buah hati Anda ke dokter untuk mendapatkan diagnosa alergi.